Calok

Bangka Belitung merupakan wilayah kepulauan yang makanannya didominasi boga bahari. Kreatifitas dalam mengolah hasil laut telah menciptakan berbagai macam kuliner yang terbilang cukup ekstrim bagi masyarakat luar. Namun tak ada salahnya jika mengajak wisatawan untuk mencicipi kuliner – kuliner ekstrim tersebut, seperti misalnya Calok (Kecalok).

Calok (Kecalok) adalah hidangan pendamping yang dibuat dari fermentasi udang serum atau udang rebon yang juga merupakan bahan utama pembuatan terasi. Udang jenis ini sangat kecil dan hanya terdapat pada musim musim tertentu. Jika sedang musimnya, masyarakat berbondong – bondong ke laut untuk mencari udang tersebut, sehingga hasilnya pun menjadi berlimpah ruah dan tidak akan habis dimakan dalam satu hari. Akibatnya, masyarakat pun mulai berkreasi untuk mengawetkan makanan tersebut dan menjadikannya sebagai salah satu kuliner khas Bangka. saus atau sambal untuk lalapan ataupun untuk cocolan ikan panggang.

Orang Bangka biasanya membuat Calok atau Kecalok sebagai sambal atau saus untuk lalapan atau ikan panggang/ bakar. Sambal Kecalok biasanya dihidangkan mentah. Namun, bagi yang merasa kuliner ini terlalu ekstrim jika dimakan mentah, Sambal kecalok dapat dihidangkan dalam bentuk masak. Kuliner ini biasanya dibuat oleh masyarakat nelayan Pulau Bangka, terutama di daerah Belinyu, Kampung Belo di Muntok (Bangka Barat) dan Toboali. Namun, biasanya toko souvenir di Bangka Belitung juga menjual kuliner ini dalam bentuk kemasan botol.

Sumber: 
visitbangkabelitung.com

Produk DesaPopuler

www.indonesiakaya.com
17/10/2016 | www.indonesiakaya.com
www.indonesiakaya.com
17/10/2016 | www.indonesiakaya.com
visitbangkabelitung.com
17/10/2016 | visitbangkabelitung.com